Connect with us

Nussa, Film Animasi Islam untuk Kids Jaman Now

nussa-rara-film animasi-islami

Tahu Gak

Nussa, Film Animasi Islam untuk Kids Jaman Now

Akhir-akhir ini ramai di media sosial tentang Nussa dan Rara yang disebut-sebut sebagai gebrakan baru dunia animasi Indonesia. Apakah sebenarnya Nussa dan Rara itu? Yuk, kita bahas sebentar.

Film animasi di Indonesia sebenarnya sudah tidak asing lagi. Beberapa karya film animasi produksi anak bangsa sempat tayang di bioskop-bioskop tanah air seperti Sing To The Dawn (Meraih Mimpi) di tahun 2009, Knight Kris di tahun 2017, Si Juki The Movie di tahun 2017, dan ada yang meraih penghargaan cukup banyak di luar negeri yaitu Battle of Surabaya (November 10th) yang rilis pada tahun 2015 tercatat telah memenangi 9 penghargaan diantaranya menang di ajang Golden Trailer Awards 2014 dan Gold Movie Awards 2018.

Gomuda - Sweater Rajut Pria

Seperti kita ketahui bersama, film animasi di Indonesia jumlahnya tidak banyak. Kendalanya diantaranya adalah proses pembuatan yang cukup rumit dan lama serta biaya produksi yang tidak sedikit.

Seperti contohnya Battle of Surabaya yang menghabiskan dana sekitar 15 milyar rupiah dan Meraih Mimpi yang menghabiskan dana sekitar 5 juta dolar Amerika. Biaya yang tidak sedikit, bukan?

Film animasi pada kenyataannya banyak disukai oleh anak-anak, diantaranya karena bentuk karakter-karakter yang lucu dan menarik, gerakan-gerakan yang fantastis dan imajinatif, juga kayanya warna yang tersaji di dalamnya.

Film animasi bagi anak-anak sebenarnya telah banyak diproduksi, namun tidak semua sesuai dengan pembentukan karakter anak-anak Indonesia terutama anak-anak muslim.

Adanya simbol-simbol yang tidak ada dalam agama Islam dan kadang menimbulkan tanda tanya bagi anak yang kritis serta penuh rasa ingin tahu, membuat para orang tua muslim sedikit kewalahan karena mereka harus memberi banyak pengertian.

Beberapa perbedaan budaya dan karakter yang disajikan dalam film animasi sedikit banyak membuat para orang tua muda muslim khawatir. Khawatir akan anak-anak mereka sedikit demi sedikit nantinya melupakan akar budaya dan karakter baik orang tua.

Beberapa kekhawatiran keluarga muda muslim Indonesia tampaknya sudah mulai terkuak jawabannya. Pada tanggal 11 November 2018, diberitakan telah ditandatanganinya kerjasama antara BUMD milik Pemprov DKI yakni PT Pembangunan Jaya Ancol dengan rumah produksi animasi The Little Giantz untuk Project Animasi Nussa.

Disaksikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, diharapkan animasi ini bisa memberikan pesan seperti tayangan edukasi anak ‘Si Unyil’.

The Little Giantz (TLG) merupakan perusahaan animasi bertaraf internasional yang berdiri pada tahun 2016 dan memiliki kantor pusat di Cilandak, Jakarta Selatan. Meskipun baru berdiri, TLG pernah mendapat tawaran langsung dari perusahaan animasi luar, namun sayangnya tawaran tersebut terkendala persyaratan. Salah satu syaratnya adalah perusahaan harus memiliki minimal 300 tenaga kerja, sementara TLG hanya memiliki sekitar 150 karyawan.

Gayung bersambut, banyak respon positif akan film animasi Nussa. Berdasarkan akun Facebook Ustadz Felix Siaw, akun IG @nussaofficial mencatat pertumbuhan followers hampir 100 ribu per hari dan dalam waktu 3 hari akun YouTube Nussa Official mencapai 100 ribu subscribers yang kini telah mencapai 600 ribu lebih dan terus bertambah setiap hari nya.

https://www.facebook.com/UstadzFelixSiauw/posts/dibalik-kehebohan-nussa-rarrauntuk-kali-pertama-animasi-bergenre-islam-buat-gemp/10156499539436351/

Nussa merupakan film animasi edukasi yang mengusung tema Islam, menceritakan dua saudara kandung anak lelaki dan perempuan bernama Nussa dan Rara.

Nussa dan Rara dikemas dengan gaya hidup kekinian tetapi tidak melupakan unsur-unsur Islami. Terlihat dari postur dan suaranya, Nussa dan Rara mewakili generasi muslim Z akhir, yaitu generasi muslim yang lahir pada tahun 1995 hingga 2014.

Kids jaman now ini terlihat pada trailernya yang dibuka dengan adegan Nussa dan Rara melakukan live streaming untuk memperkenalkan diri layaknya seorang vlogger. Sepertinya ini juga berhubungan dengan media penyiaran Nussa yaitu di channel Youtube.

Film animasi Nussa tayang perdana pada tanggal 20 November 2018. Tercatat hingga kini, penayangan Nussa telah meraih lebih dari 1,5 juta penonton dan menempati trending 3 besar di Youtube Indonesia.

Dengan judul “NUSSA : TIDUR SENDIRI, GAK TAKUT!” diceritakan Rara ketakutan saat hendak tidur. Kemudian ia dibantu Nussa untuk mengatasinya yaitu dengan melakukan amalan-amalan sebelum tidur.

Penayangan perdana Nussa mendapat reaksi positif netizen, mulai dari yang berkomentar lucu, meminta durasi diperpanjang, hingga meminta agar tayang di televisi nasional.

komen nussa

Durasi episode pertama Nussa yang hanya 3 menit 28 detik rasanya belum memenuhi dahaga akan film animasi bagi anak-anak muslim yang edukatif serta inspiratif. Semoga proyek Nussa akan terus berjalan dan menjadi raja di negeri sendiri. Aamiin.

Sumber:
https://news.detik.com/berita/4297134/anies-senang-pemprov-dki-jalin-kerja-sama-buat-animasi-islami
https://id.linkedin.com/company/the-little-giantz
https://www.antvklik.com/lifestyle/little-giantz-indonesia

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

To Top