Connect with us

Bisnis Online Menggunakan Marketplace Vs Website Sendiri

bisnis-online

Entrepreneur

Bisnis Online Menggunakan Marketplace Vs Website Sendiri

Urgensi bisnis online kini mulai menggurita bagi pelaku bisnis di nusantara. Masyarakat Indonesia sudah merasa terbiasa belanja online karena kemudahan serta banyaknya ragam produk yang bisa dilihat hanya dengan smartphone.

Bukan hanya generasi milenial (generasi Y) namun juga generasi X, Z, Alpha, serta beberapa generasi baby boomer menjadi penggunanya. Dari perkotaan hingga pelosok desa sudah tak asing lagi dengan kata belanja online.

Gomuda - Sweater Rajut Pria

Tak heran seiring kebutuhan masyarakat yang semakin tergantung dengan belanja online melahirkan pebisnis-pebisnis baru dan sukses. Hal ini pula yang menjadi perhatian khusus brand besar di Indonesia untuk mulai memberikan fasilitas belanja online baik melalui marketplace sebagai official store maupun melalui website sendiri yang dikhususkan bagi pelanggan setia dan baru.

Kasus tutupnya beberapa mall, supermarket akhir-akhir ini mau tidak mau menjadi tolak ukur betapa bisnis online sangat mempengaruhi perekonomian dunia.

Sehingga bagi Anda yang belum memulai bisnis online atau baru memulai bisnis online ada perlunya memperhatikan urgensi jualan di marketplace dan website sendiri.

Bisnis Online Di Marketplace/Ecommerce dan Tips nya

tokopedia

Tokopedia #MulaiAjaDulu, gambar: youtube

Marketplace atau kita kenal pasar online mulai populer di Indonesia tahun 2010 dan menjadi sangat adiktif bagi penggunanya dalam belanja online di lima tahun terakhir ini. Mulai dari Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Lazada, Blibli, Blanja, Zalora, OLX saling bersaing dengan menampilkan masing-masing kelebihannya dalam menarik perhatian masyarakat Indonesia.

Salah satunya yang paling menjadi faktor utama kesuksesan marketplace adalah user-friendly bagi penjual maupun pembeli. Promo yang menarik pun jadi hal paling penting bagi pembeli untuk rela merogoh kocek demi belanja online. Seperti halnya yang dilakukan Shopee dengan andalannya yang selalu free ongkir, Lazada dengan COD nya, Tokopedia dengan Cashback nya, atau Bukalapak dengan fasilitas Nego nya.

Masyarakat sudah sangat mengenal betul marketplace di atas, sehingga sebagai penjual, kita bisa memanfaatkannya untuk boost penjualan dan pengenalan produk yang pada akhirnya mempengaruhi branding. Dan itu GRATIS!

Namun jangan salah, persaingan di marketplace sangat ketat pada beberapa kategori produk. Tapi kalau sudah rezeki siapa yang tahu. Sehingga strategi penjualan di marketplace pun harus dipelajari seperti yang saya lakukan untuk produk sweater rajut pria Gomuda di Tokopedia, Shopee dan Bukalapak yang diantaranya berkenaan dengan kualitas produk itu sendiri maupun pelayanan yang diberikan.

Terdapat 3 hal yang harus diperhatikan dalam bisnis online di marketplace yakni:

1. Produk dan Optimalisasinya

Agar produk kita menarik perhatian pembeli dan dibeli, maka harus diperhatikan:

Foto Produk

Fotolah produk Anda sebaik mungkin, gunakan ponsel cerdas dengan kamera kualitas tinggi seperti 13 megapixel atau kamera digital. Setiap produk foto dari beberapa sisi, minimal depan, samping, belakang.

Judul Produk yang Baik

Kata Kunci judul biasanya mempengaruhi pencarian, buat judul produk yang dijual dengan baik, misal:

“Sweater Rajut Pria Gomuda V-Neck Polos Hitam”

Jika dirinci ada beberapa hal yang ada dalam judul tersebut (Niche/kata kunci produk, Merek, Nama Jenis Produk, Warna Produk).

Buat Deskripsi/Keterangan Lengkap Produk

Langkah berikutnya menambahkan produk beserta foto dan keterangannya dengan lengkap. Contoh, jika saya menjual pakaian pria seperti sweater, maka dari mulai kelebihan produk, warna, bahan, hingga rincian dicantumkan dengan detail.

Tambahkan link video produk yang kita buat dan upload di Youtube. Mengingat saat ini Video produk sangat membantu pembeli melihat secara langsung kualitas produk dan profesionalisme penjual.

Tampilan Toko

Buatlah tampilan foto semenarik mungkin, dari mulai sampul toko hingga kerapihan penempatan foto produk dan etalase nya. Biasanya untuk mendapatkan tampilan toko yang bisa dimodifikasi kita harus mengikuti program berbayar di marketplace tersebut.

2. Maksimalkan Pelayanan

Pelayanan bisa dikaitkan dengan beragam hal yang bersentuhan dengan kepuasan pembeli dimulai dari bertanya dan diskusi hingga selesainya transaksi. Terdapat 4 hal utama yang sering menjadi penilaian pembeli dalam memberikan ulasan pelayanan diantaranya:

Respon cepat dalam membalas diskusi ataupun pesan

Biasanya pembeli ketika sudah tertarik akan mengirimkan diskusi atau pesan. Jawab sesegera mungkin, karena penilaian di Tokopedia terdiri dari beberapa hal, diantaranya kecepatan kita merespon pembeli yang akan tampil sebagai statistik kecepatan toko.

Siasati dengan install aplikasi Marketplace di smartphone, sehingga notifikasi akan muncul langsung di smartphone tersebut. Hal ini memudahkan kita menjawab pertanyaan calon pembeli baik pada diskusi ataupun pesan.

Balas pesan dan diskusi dengan santun dan sabar. Karena biasanya pertanyaan calon pembeli berbeda-beda ada yang selalu bertanya serinci mungkin ada juga yang cukup beberapa pertanyaan.

Pengiriman barang yang cepat bahkan sangat cepat

Jika terjadi pembelian, maka segeralah proses pembelian. Sebisa mungkin jangan lebih dari 1 hari kerja agar kecepatan toko kita termasuk sangat cepat. Jika tidak bisa, maksimal 2 hari kerja supaya tidak terjadi pembatalan otomatis.

Jasa pengiriman barang pun sangat berpengaruh dalam hal ini, pembeli tidak mau tahu yang penting barang cepat diterima. Meskipun kadang pembeli tidak memilih menggunakan layanan satu hari sampai. Namun demikian setidaknya barang terkirim sesusai dengan estimasi dari tiap-tiap jasa pengiriman.

Rekomendasi dari sekian banyak jasa pengiriman terpopuler di Indonesia, menggunakan JNE dan J&T terbilang memuaskan hingga saat ini, meskipun yang namanya human error kadang terjadi namun tidak sering. Penjual lain biasanya menggunakan TIKI ataupun POS, pemilihan jasa pengiriman kadang tergantung pada kepercayaan kita kepada mereka.

Mengenai estimasi pengiriman, pembeli biasanya sangat bahagia jika barang sampai tidak lebih dari 2 hari kerja. Sehingga dalam hal ini Gomuda menerapkan paket JNE REG dan YES dan J&T Reg. Untuk kota-kota besar biasanya sampai tepat waktu maksimal dua hari kerja, kecuali di kota yang wilayahnya agak sulit terjangkau, memerlukan waktu 3 -5 hari kerja.

Jika Anda penjual di Jakarta dan sekitarnya jasa pengiriman Go-Send bisa jadi solusi tercepat pengiriman barang menuju tempat pembeli yang kurang dari satu hari. Di luar area Jakarta dan sekitarnya saat ini belum bisa dipergunakan.

Packaging barang kiriman

Salah satu penilaian pembeli terhadap pengiriman barang biasanya bukan hanya kecepatan barang terikirim, namun juga dari tampilan packaging. Packaging saat ini sangat beragam mulai dari plastik hingga kardus. Tentu semakin bagus semakin mahal, siasati dengan packaging rapi dan bersih.

Bisa menggunakan plastik namun dengan kualitas tebal bukan plastik kresek pastinya. Jika ada modal lebih, buat packaging dari kertas atau plastik yang tebal kalau perlu disablon dan dicetak. Hal ini biasanya menarik perhatian pembeli saat menerima barang dengan mengomentarinya pada review/ulasan produk.

Penanganan komplen

Setelah dikirim jangan lupa follow up, bisa saja terjadi paket tidak sampai tepat waktu, jika pembeli komplen segera jelaskan alasan paket lama sampai barangkali bermasalah di kurir, dan hubungi kurir segera untuk follow up kirimannya.

3. Promosi

Ikuti promosi yang diadakan setiap marketplace secara bijak. Ada yang gratis ada pula yang berbayar. Jika diperhatikan dari pengalaman pribadi, cara berbayar memang sangat bermanfaat dan lebih menghasilkan penjualan dibandingkan yang gratis.

Jika mempunyai dana lebih silakan ikuti program berbayarnya dengan kebutuhan dan target yang telah Anda tentukan.

Perlukah Website?

bisnis-online

Bisnis Online dengan website sendiri menggunakan wordpress, gambar: brandonacox.com

Untuk awal-awal memiliki website tidak begitu diperlukan, cukup menggunakan akun sosial media seperti Instagram dan facebook, disertai juga jualan di marketplace, karena gratis.

Namun saat bisnis mulai lancar, sekitar satu atau dua tahun kemudian memiliki website sangat perlu sebagai identitas profesionalisme usaha. Selain itu meningkatkan kepercayaan pembeli pada bisnis kita saat memiliki website sendiri. Terlebih jika kita pelaku usaha dengan produk dan merek sendiri alias bukan reseller maupun dropshipper.

Untuk membuat website berjualan online dapat menggunakan beberapa platform pembuatan website dari yang gratis hingga berbayar. Namun salah satunya yang paling mudah dan populer adalah dengan menggunakan wordpress.org.

Sebuah website profesional biasanya menggunakan web hosting yang dapat memberikan kenyamanan, kecepatan serta kestabilan. Kecepatan dan kestabilan website tergantung server yang digunakan oleh pemilik website. Semakin mahal biasanya semakin stabil dan memberikan kecepatan loading yang sangat baik dibawah 2 detik. Tapi tentu saja ada banyak penyedia hosting website yang relatif lebih murah namun memberikan kestabilan yang diinginkan.

Menurut survei yang dilakukan oleh Akamai dan Gomez.com yang dijelaskan Neil Patel dalam website nya, hampir separuh pengguna web mengharapkan situs dimuat dalam 2 detik atau kurang, dan mereka cenderung meninggalkan situs yang tidak dimuat dalam 3 detik.

Bahkan 79% pembeli di web yang mengalami masalah dengan kinerja situs web mengatakan bahwa mereka tidak akan kembali ke situs tersebut untuk membeli lagi dan sekitar 44% dari mereka akan memberi tahu temannya saat mengalami pengalaman belanja online yang buruk.

Oleh karena itu, betapa penting memilih hosting yang selain memberikan kenyamanan juga kecepatan dan kestabilan situs. Salah satu yang paling saya rekomendasikan menggunakan hosting website di Niagahoster. Tak sembarang rekomendasi karena website jualan saya yang beralamatkan www.gomuda.co pun menggunakannya.

Ada yang terbaru dari Niagahoster dan sangat menarik bagi pemula untuk membuat website jualan menggunakan wordpress hosting dengan harga yang terbilang murah tapi juga mudah tanpa proses instalasi.

Setelah website dibuat sesuai ekspektasi dari hosting, install theme, plugin, hingga upload produk, maka kita siap menjadi penjual yang profesional.

Menjual produk di website sendiri memang tak semudah di marketplace perlu marketing seperti facebook ads, instagram ads untuk mendatangkan calon pelanggan. Tak hanya itu, adanya artikel yang bersangkutan dengan produk yang dijual sangat membantu trafik kunjungan website yang berpotensi menambah penjualan.

Memang lebih rumit penjualan di website sendiri, namun untuk profesionalisme dan branding sangat cocok. Sambil berjualan di marketplace, membangun brand melalui website sendiri pun sangat diperlukan. Terlebih kedepan siapa yang tahu dengan masa depan marketplace, sehingga website menjadi pilihan terbaik karena kita sendiri yang memilikinya bukan orang lain.

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Lingkaran Emas dalam Mendesain Produk - 4muda.com

  2. Pingback: 10 Jasa Pengiriman Terpopuler di Indonesia - 4muda.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

To Top