Connect with us

5 Alasan Kenapa Harus Meninggalkan & Menggunakan Sosial Media

sosial-media, gambar cnnindonesia.com

Tahu Gak

5 Alasan Kenapa Harus Meninggalkan & Menggunakan Sosial Media

Sosial media (sosmed) semakin marak pada awal 2012an, saat smartphone telah menjadi standar telepon genggam di pasaran dunia kala itu. Selain handphone yang semakin canggih, kemajuan jaringan LTE pun menunjang lancarnya komunikasi via mobile ini.

Secara umum, sosial media merupakan sebuah media interaktif berbasis komputer berupa aplikasi software yang di instal di smarthphone, laptop atau PC, dimana aplikasi tersebut memiliki fitur-fitur untuk membagi informasi, ide berupa tulisan, gambar, video atau bentuk gagasan lainnya yang disebar melalui jaringan internet.

Gomuda - Sweater Rajut Pria

Seiring bertambahnya ide atau gagasan baru untuk memanfaatkan kecanggihan smartphone dan jaringan internet, maka banyak bermunculan variasi sosial media yang ditawarkan para developer atau pembuat aplikasi ini.

Berdasarkan Jurnal tentang “Measuring the degree of corporate social media use” dari T Aichner dan F Jacob , sosial media yang ada di sekarang ini dapat dibagi dalam tiga belas kelompok besar, yakni:

Jenis-jenis media sosial, gambar wikipedia.org

Jenis-jenis media sosial, gambar wikipedia.org

  1. Blogs, merupakan sebuah sebuah web yang berisi tulisan, gambar atau video yang diupload seseorang dengan berbagai tujuan, misalnya untuk memberikan informasi positif ke masyarakat atau sebagai media iklan online.
  2. Business networks, merupakan media interaksi online antara penyedia jasa dan pengguna jasa.
  3. Collaborative projects, merupakan media interaksi online antara beberapa perusahaan yang sedang melakukan suatu proyek.
  4. Enterprise social networks, merupakan media interaksi online yang terbatas pada orang-orang yang ada di dalam perusahaan tertentu.
  5. Forums, merupakan media interakasi online yang mengkhususkan diskusi atau sharing tentang suatu topik tertentu.
  6. Microblogs, merupakan sebuah tayangan dari seorang blogger tentang suatu topik tertentu. Bedanya sama blogs, microblogs menyerupai buku diary online.
  7. Photo sharing, merupakan media online yang berfokus pada simpan-upload foto.
  8. Products/ Services review, merupakan media online yang berfokus pada informasi yang dimiliki suatu produk atau jasa.
  9. Social bookmaking, merupakan media online yang mengijinkan pengunjung untuk menulis, mengedit, dan membagi tulisan di dalam website tersebut.
  10. Social gaming, merupakan media online yang berfokus pada informasi seputar perkembangan dunia game.
  11. Social networks, merupakan media interaktif online yang menyediakan fitur kirim pesan berupa tulisan, gambar atau video.
  12. Video sharing, merupakan media interaktif online yang berfokus pada simpan-upload video.
  13. Virtual worlds, merupakan media interaktif online, tempat berkumpulnya orang-orang yang menggunakan avatar. Avatar bisa berupa teks, gambar 3D atau video. Saat ini, virtual worlds lebih dikembangkan untuk membuat sebuah lingkungan game.

Berdasarkan perhitungan statistik, diperkirakan tahun depan terdapat lebih dari 2,77 miliar orang pengguna sosmed. Sedangkan, berdasarkan data bulan juli 2018, sepuluh jaringan sosmed yang banyak diakses pengguna diseluruh dunia adalah:

  1. Facebook 2,989 miliar pengguna
  2. YouTube 1,900 miliar pengguna
  3. WhatsApp 1,500 miliar pengguna
  4. Facebook Messenger 1,300 miliar pengguna
  5. WeChat 1,040 miliar pengguna
  6. Instagram 1,00 miliar pengguna
  7. QQ 806 miliar pengguna
  8. QZone 563 miliar pengguna
  9. Tik Tok 500 miliar pengguna
  10. Sina Weibo 411 miliar pengguna

Walaupun begitu, media sosial ibaratnya pisau bermata dua, pada satu sisi memberikan manfaat, hiburan dan kemudahan yang luar biasa banyaknya, namun di sisi lainnya memberikan dampak negatif laten kepada siapa saja yang menggunakannya.

Nah, berikut ini akan dipaparkan beberapa alasan kenapa kita harus menggunakan sosial media dan kenapa juga sesekali harus meninggalkannya.

5 alasan kenapa harus menggunakan sosial media:

1. Connectivity

Alasan penting kenapa kita harus menggunakan sosial media yaitu konektivitas atau connetivity. Berkomunikasi yang dulunya dianggap sulit, sekarang jadi lebih mudah, orang dimanapun dia berada dapat terhubung dengan orang lain.

Melalui smarthphone, komputer atau laptor, entah dia berada di negara mana, agamanya apa, keuntungan sosmed membuat manusia di era ini dapat belajar dan membagi pikiran satu sama lain tanpa dibatasi jarak dan waktu.

Apalagi di dalam ajaran Islam, menyambung silaturahmi merupakan salah satu kegiatan bernilai ibadah, sehingga keberadaan sosmed jika digunakan untuk menyambung hubungan kekeluargaan yang sempat terputus menjadi suatu hal yang positif.

2. Education

Sosial media juga sangat bermanfaat bagi para pelajar dan pengajar. Melalui media ini, pelajar mudah mencari bahan materi yang ingin dipelajari, misalnya materi fisika berupa buku atau jurnal yang banyak diunggah di website gratis.

Selain mudah memperoleh materi ilmu, pelajar juga dapat mem-follow medsos milik guru atau para ahli di bidangnya agar selalu update tentang perkembangan ilmu yang sedang digeluti. Lebih jauh dengan mengesampingkan latar belakang status dan pendidikan, saat ini semua orang dapat mempelajari sesuatu ilmu secara mandiri (otodidak) tanpa harus bersekolah.

3. News, Information and Updates

Untuk mendapat berita terbaru yang terjadi di dalam dan di luar negeri, informasi tersebut tidak harus diperoleh dari televisi saja. Sejak hadirnya smarthphone, manusia seakan memperoleh kebiasan untuk melihat berita dari handphone dan mengupload setiap peristiwa yang terjadi disekitarnya kedalam akun sosial media yang mereka miliki.

Sosmed juga dapat menjadi wadah tukar informasi bagi yang ingin mencari perkerjaan, beasiswa, informasi suatu tempat wisata, informasi sebuah sekolah atau perguruan tinggi bahkan media berdakwah.

Walaupun begitu, kita sebagai masyarakat harus selektip dalam menerima informasi dari sosmed, bisa jadi dengan kepintaran mengedit foto atau video, ada pihak-pihak yang menyebarkan informasi bohong atau hoax.

4. Promotion & Self Branding

Ketika anda mempunyai bisnis offline ataupun online, maka salah satu tahapan yang harus dijalani yakni mempromosikan barang/jasa yang anda tawarkan ke masyarakat luas, baik itu berupa iklan di televisi, melalui surat kabar, bahkan pembuatan baliho iklan.

Semua media promosi diatas tentunya membutuhkan dana yang tidak sedikit. Untungnya saat ini ada sosial media yang dapat menjadi solusi para pebisnis pemula yang ingin mempromosikan barang/jasa dengan biaya rendah bahkan gratis.

5. Awareness

Tidak dapat dipungkiri keberadaan sosial media mampu menciptakan kesadaran dan semangat berinovasi dalam diri manusia. Di dalam sosmed banyak artikel tulisan positif maupun video yang dapat membantu manusia menemukan sesuatu ilmu yang baru, bahkan menjadi pemicu terciptanya inovasi baru.

Mulai dari petani hingga pengajar, siswa hingga pengacara, setiap individu dalam masyarakat pastinya merasakan manfaat sosial media satu ini. Sebagai contoh, sosmed yang menyediakan sharing video tutorial masakan korea, dapat menolong para para ibu rumah tangga yang ingin bisa memasak makanan negara gingseng tersebut.

5 alasan kenapa harus meninggalkan sosial media:

1. Addiction

Apabila pandangan anda tidak dapat terlepas dari layar smarthphone satu hari saja, berhati-hatilah mungkin anda sudah kecanduan dengan sosial media. Kecanduan sosmed sangatlah buruk bagi perkembangan hidup seseorang.

Sesungguhnya tidak semua orang yang main sosmed akan otomatis menjadi kecanduan. Namun sebuah penelitian dari Nottingham Trent University menemukan bahwa seseorang dikatakan kecanduan main sosmed apabila mereka sudah mempunyai ciri-ciri: mengabaikan kepentingan pribadi, keasyikan untuk terus scrolling & touching, memberikan rasa senang sesaat, dan hilangnya minat untuk bergaul dalam dunia nyata.

Para remaja adalah korban terbanyak, karena mereka sering menggunakan aplikasi sosmed lebih banyak ketimbang orang dewasa. Apabila mereka tidak dibimbing sedini mungkin, kemungkinan besar mereka akan sulit berbaur dengan masyarakat nyata.

2. Lack Socialization

Dari sebuah studi kasus diketahui bahwa punya banyak teman atau followers di sosmed tidak selalu berarti memiliki kehidupan sosial yang baik juga. Dari studi ini juga ditemukan, belum tentu ketika punya banyak teman di sosmed, orang tersebut tidak merasa kesepian. Sedangkan kesepian sendiri dapat menyebabkan masalah kesehatan mental seperti depresi.

Hal itu berarti, apabila seseorang telah kecanduan sosmed, maka mereka cenderung pasif dan tidak ingin berbaur dengan orang-orang disekitarnya. Mereka akan asyik dengan dunia yang mereka miliki dan smartphone adalah teman sejatinya.

Jika tanda-tanda ini sudah ada pada diri seseorang, maka lekaslah untuk mengurangi waktu untuk berinteraksi dengan orang melalui smartphone, jika ada waktu luang temuilah dan ajak ngobrol teman anda secara langsung, pasti akan berbeda rasanya dibandingkan berbicara melalui handphone.

3. Lost Time

Segala sesuatu yang dilakukan secara berlebihan, tidaklah baik. Hal ini juga berlaku dalam penggunaan sosial media. Jika telah terbiasa menghabiskan banyak waktu untuk beraktivitas di sosmed dan tidak bisa mengatur porsi yang wajar untuk hal tersebut, berarti anda telah merugikan diri sendiri.

Apa pun aktivitas yang anda lakukan melalui sosmed hendaknya dilakukan dalam batas yang wajar. Artinya, semua kegiatan ini tidak akan mengganggu kehidupan pribadi kamu, sekolah atau pekerjaan. Dengan adanya sosmed justru harus bisa membuat kehidupan jadi lebih baik, mudah dan menyenangkan.

4. Not Healthy

Kapan kah anda terakhir berolahraga? Mengunjungi orang tua atau bermain dengan keponakan? Dengan menghabiskan banyak waktu untuk bersosmed, seringkali membuat tubuh jarang bergerak dan ogah melakukan kegiatan fisik.

Keseringan menggunakan sosmed juga membuat pola tidur ikut terganggu, karena kebanyakan orang sering melihat layar handphone yang terang di kasur sebelum mereka tidur. Ini menyebabkan otak jadi sulit melepaskan hormon tidur, melatonin, yang membantu otak membaca sinyal mengantuk.

Kebiasan ini jika dibiasakan sungguh sangat berbahaya, bahkan untuk kasus terparah, ada manusia akan lebih senang ditemani gadget sendirian di kamar daripada ngobrol sama orang tua atau temannya sendiri.

5. Cheating

Peselingkuhan (cheating) memang dapat terjadi tanpa sosial media.Hanya saja dengan adanya aplikasi sosmed yang memiliki keamanan tinggi (akun terpassword) memungkinkan para pengguna nakal memanfaatkan sosmed sebagai media komunikasi remang-remang.

Berdasarkan psikolog dari Universitas of South Wales, Dr Martin Graff, menyebutkan perselingkuhan di dalam sosmed sebagai “micro-cheating” atau selingkuh kecil, yang diartikan sebagai tindakan di dunia maya yang dianggap sebagai ketidakjujuran seseorang terhadap pasangannya.

Lebih jauh, menurut penelitian Dr Graff, perceraian yang terjadi dewasa ini gara-gara sosmed. Di Inggris, 33 persen pasangan yang bercerai mengaku perpisahan mereka dipicu oleh Facebook. Sementara di Indonesia, sekitar 80 persen konflik pasangan yang akhirnya bercerai ternyata juga disebabkan oleh sosial media.

Lihat tulisan lainnya tentang Pengaruh Media Sosial Terhadap Generasi Muda: Kehidupan Sosial & Produktivitas.

Referensi:
https://id.wikipedia.org/wiki/Media_sosial
https://en.wikipedia.org/wiki/Social_media

10 Advantages and Disadvantages of Social Media for Society


http://suryamalang.tribunnews.com/2018/01/16/perselingkuhan-bisa-muncul-dari-media-sosial-berikut-tanda-tandanya-silakan-disimak-baik-baik

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

To Top