Connect with us

Movies

The Little Prince, Animasi Fantasi Adaptasi Novela Terlaris di Dunia

sweater-rajut-pria

Trailer dimulai dengan seorang gadis kecil yang melakukan kegiatan sehari-hari, mulai dari bangun tidur, menggosok gigi, lalu belajar mulai dari pulang sekolah hingga malam hari. Begitu setiap hari.

Tiba-tiba dia dikejutkan oleh jatuhnya pesawat kertas berisi ilustrasi dan sebagian cerita dari novela The Little Prince yang diterbangkan oleh pria tua tetangganya. Setelah membaca secarik kertas tersebut, lalu dimulailah dunia imajinasi gadis kecil tersebut bersama Pangeran Kecil.

Le Petit Prince (The Little Prince), animasi fantasi produksi Paramount Pictures France ini akan tayang tanggal 7 Oktober 2015 di Prancis dan seluruh dunia dengan waktu yang belum ditentukan.

Menggunakan teknik animasi stop motion untuk cerita dalam novela (dunia Pangeran Kecil) dan komputer animasi untuk bagian narasi (dunia gadis kecil), film ini diprediksi akan menjadi salah satu animasi fantasi terindah, menghangatkan hati, penuh nostalgia, dan mencapai box office di tahun 2015.

Selain disutradarai oleh Mark Osborne (Kungfu Panda), animasi ini juga akan diisi suaranya oleh Riley Osborn sebagai Pangeran Kecil, Jeff Bridges (Tron : Legacy) sebagai Pilot, Marion Cotillard (Taxi, Inception, The Dark Night Rises) sebagai Bunga Mawar, James Franco sebagai Srigala, dan Benicio del Torro (Sin City, Che) sebagai Ular.

Le Petit Prince (The Little Prince) adalah sebuah animasi fantasi yang disadur dari novela berbahasa Prancis berjudul sama karya seorang aristokrat, penulis, penyair, dan pilot bernama Antoine de Saint-Exupéry (1900-1944).

Novela ini ditulis pada pertengahan tahun 1942, di saat kehidupannya yang “gelap tapi produktif” pada pengasingannya di Amerika, dan diterbitkan pada tahun 1943, setahun sebelum Exupéry meninggal dunia akibat pesawat yang dikendalikannya jatuh dalam sebuah misi. Hingga saat ini, The Little Prince adalah buku berbahasa Prancis yang paling banyak dibaca, paling banyak diterjemahkan, dan dipilih sebagai buku Prancis terbaik di abad 20.

Cover Buku Little Prince, gambar: www.etsy.com

Buku ini sudah diterjemahkan ke dalam 250 bahasa dan dialek termasuk huruf braille, dan diperkirakan sudah terjual lebih dari 140 juta eksemplar di seluruh dunia, yang menempatkannya di peringkat ke-3 sebagai buku fiksi yang paling banyak terjual (menurut wikipedia.com) setelah A Tale of Two Cities (Charles Dickens) dan The Lord of The Rings (J. R. R. Tolkien).

Selain itu, buku tersebut merupakan salah satu buku wajib di banyak sekolah di luar negeri karena menurut para pembacanya buku ini mengajarkan bagaimana anak kecil menghadapi kedewasaan dan mengajarkan orang dewasa bagaimana menjadi dewasa yang baik.

Bercerita tentang seorang pilot yang jatuh di padang pasir lalu bertemu dengan seorang Pangeran Kecil dari luar angkasa. Pangeran Kecil menceritakan kepada pilot tentang perjalanan hidupnya mulai dari kehidupan di planetnya sendiri dan perjalanannya dari satu planet ke planet lain sebelum turun ke bumi. Persahabatan mereka diakhiri dengan perpisahan karena harus kembali ke tempat asalnya.

The Little Prince mengingatkan para pembacanya untuk selalu melihat di balik permukaan, jangan menyembunyikan perasaan yang sebenarnya atau akan menyesal untuk waktu yang lama, hakimi dirimu sendiri dulu sebelum menghakimi orang lain, hidup jangan terlalu serius, nikmati seluruh episode dalam hidupmu, ikuti instingmu untuk berpetualang, percayalah pada karakter yang tidak biasa karena mungkin akan ada pelajaran yang bisa diambil, pedulilah pada hal yang dimiliki yang mungkin tidak akan pernah tergantikan, dan kadang kita harus rela melepaskan hal yang kita cintai.

Karakter Little Prince dan Quotes nya, gambar: reddit

Sejak publikasi pertamanya di Amerika Serikat, The Little Prince sudah diadaptasi ke berbagai bentuk seni dan media, termasuk rekaman audio, drama radio, panggung pertunjukan, layar lebar, film tv, balet, dan opera. Le Petit Prince pun menjadi nama Sekolah Dasar pada tahun 1994 di daerah Genech (utara Prancis) dan Ontario (Kanada). Pameran tetap The Little Prince dapat ditemui di Musium Udara dan Luar Angkasa Prancis di Paris, Musium The Little Prince di Hakone (Jepang), dan Petite France di Gyeonggi-do (Korea Selatan).

Apakah animasi fantasi The Little Prince ini akan mengandung makna serta pelajaran tentang hidup menjadi dewasa yang sama memukaunya dengan novelanya? Mari kita nantikan penayangannya di tahun 2015. Berikut adalah trailer resmi dari Paramount Pictures France dan Warner Bros Japan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

To Top