Connect with us

Sekilas Bahan dan Sejarah Short pada Pria serta Tips Padanannya

Fashion

Sekilas Bahan dan Sejarah Short pada Pria serta Tips Padanannya

Short pada pria seperti kita ketahui sebelumnya ada banyak modelnya, begitu pula dengan bahannya. Celana yang awalnya diperuntukan bagi anak laki-laki, kini dapat dipakai oleh siapa saja baik itu pria maupun wanita dewasa.

Terkenal akan kesan santai atau kasual, dapatkah celana ini dipakai untuk kesempatan formal? Lalu, adakah aturan memakainya dalam fesyen?

Pada artikel sebelumnya, kita mengetahui bahwa ada sekitar 12 model celana pendek pada pria yang ada hingga kini. Sama seperti modelnya, bahan celana ini pun beragam. Berikut adalah bahan-bahan kain yang biasa digunakan dalam membuat celana pendek.

1. Katun

Katun adalah bahan terbaik untuk membuat short pada pria dengan catatan ditenun dengan baik. Bahan ini terkenal ringan, mudah dicuci dan dikeringkan tanpa perlu perhatian khusus. Meskipun begitu, bahan ini juga memiliki variasi yang ditenun sangat rapat dan cukup tebal sehingga susah menyerap udara maupun air. Berikut adalah variasinya:

a. Seersucker

adalah salah satu katun teringan dengan permukaan berlesung yang membiarkan udara mengalir. Katun ini cocok untuk dipakai di musim panas.

Macam-macam kain seersucker (sumber: textiles-fabric.com)

Macam-macam kain seersucker (sumber: textiles-fabric.com)

b. Madras

merupakan katun dengan tenunan yang sangat ringan sehingga udara bebas mengalir dan dapat dikeringkan dengan cepat. Di Amerika Serikat bahan ini sedikit susah ditemukan sehingga harganya sedikit mahal, berbeda dengan di India yang dapat dengan mudah menemukan bahan ini.

Perca kain madras (sumber: store.fabrics-textiles.com)

Perca kain madras (sumber: store.fabrics-textiles.com)

c. Gauze

sweater-rajut-pria

merupakan kain katun yang sangat ringan dan umum di dunia kesehatan karena merupakan bahan pembalut luka yang kita sebut kain kassa. Dalam dunia tekstil kain ini dahulu dipakai sebagai bahan seragam militer untuk wilayah tropis.

Kain gauze (sumber: voguefabricsstore.com)

Kain gauze (sumber: voguefabricsstore.com)

d. Drill atau twill

merupakan katun yang cukup tebal dengan permukaan sedikit licin sehingga dapat dijadikan bahan pembuat mantel.

Ragam kain twill (sumber: aliexpress.com)

Ragam kain twill (sumber: aliexpress.com)

2. Linen

Sebenarnya bahan ini lebih umum digunakan pada celana panjang daripada celana pendek. Sedikit lebih berkerut daripada katun, namun inilah uniknya.

3. Wol

Bahan untuk membuat celana pendek yang dimaksud adalah wol ringan, bukan wol tebal seperti pada sweater untuk musim dingin.

4. Sintetis

Celana pendek untuk olahraga atletik merupakan yang paling umum menggunakan bahan ini, berupa spandex atau nilon. Kelenturannya terkenal mampu mengikuti pergerakan tubuh atlet yang aktif. Apalagi sekarang telah ditemukan bahan sintetis yang lembab di kulit dan dapat mengalirkan udara lebih baik daripada katun.

Bagaimana dengan sejarah penggunaan celana pendek?

Di sebagian wilayah Eropa dan Amerika pada abad ke-19 dan awal abad ke-20, celana pendek dipakai sebagai pakaian luar bagi anak laki-laki hingga mereka mencapai ketinggian tertentu atau sudah dewasa. Ketika mereka mencapai usia yang lebih tua, dalam hal ini pubertas, mereka akan menerima celana panjang pertamanya.

Akibat dari tradisi tersebut, terbentuklah persepsi bahwa celana pendek hanya digunakan oleh anak laki-laki saja. Oleh sebab itu, pada masa itu, para pria tidak akan memakai celana ini karena tidak ingin dianggap tidak dewasa. Para wanita juga tidak disarankan menggunakan celana pendek karena pengaruh sosial, mereka diharapkan untuk memakai dress atau blus dan rok.

Pada tahun 1890an, celana selutut (yang merupakan tipe awal dari short pada pria) menjadi standar pakaian anak laki-laki Amerika. Banyak foto-foto dari sekolah-sekolah di perkotaan yang menunjukan anak laki-laki tertua menggunakan celana ini.

Anak laki-laki Amerika Utara normalnya memakai celana selutut dengan stoking pendek. Tradisi ini kemudian berubah setelah tahun 1900an dimana mereka mulai memakai ‘knickerbocker’ atau disingkat ‘knicker’, yaitu celana selutut menyerupai baggy, sementara short pada pria menjadi lebih populer di Eropa.

Pada tahun 1930an celana pendek mulai dipakai sebagai pakaian kasual atau santai yang nyaman seperti contohnya kegiatan luar ruangan dan atletik oleh pria dan wanita. Meskipun begitu, adalah tabu untuk memakai celana ini diluar kegiatan-kegiatan tadi.

Sejak sekitar Perang Dunia II, dimana banyak prajurit bertugas di wilayah tropis, pria dewasa menjadi lebih sering memakai celana ini meskipun persepsi celana pendek pantasnya dipakai oleh anak laki-laki tetap bertahan. Di akhir abad ke-20, celana ini menjadi umum dipakai sebagai pakaian kasual di musim panas.

Di beberapa negara, ada beberapa kondisi formal yang menerima pemakaian short pada pria. Seperti contohnya di Afrika Selatan, Bermuda, Australia, dan New Zealand dimana banyak pria memakai celana pendek ke kantor atau pertemuan formal. Sejak tahun 1990an, pakaian kantor kasual tumbuh seiring dengan celana pendek formal di dunia bisnis Britania Raya dan Amerika Serikat, meskipun bukan berarti seluruh dunia.

Lalu, bagaimanakah sebaiknya menggunakan short pada pria yang enak dipandang?

Memakai pakaian apa pun sebenarnya tidak ada aturan yang baku karena kunci dari berpenampilan adalah percaya diri. Namun, terkadang kita harus memperhatikan norma atau mungkin kebiasaan orang-orang di sekitar kita dalam berpakaian agar tidak terlihat mencolok atau berbeda.

Berikut adalah beberapa padanan aksesoris dan pakaian yang biasa digunakan dan kecocokannya dengan short pada pria.

1. Kaus Kaki

Celana pendek dan kaus kaki (sumber: pinterest.com)

Celana pendek dan kaus kaki (sumber: pinterest.com)

Tidak ada yang salah dengan mengenakan kaus kaki ketika memakai short. Namun, sebaiknya tidak menggunakannya berbarengan dengan sandal karena akan terlihat seperti seorang pria Jerman tua yang sedang berlibur. Apabila ingin terlihat santai ketika berjalan-jalan di pantai, pakailah sandal tanpa kaus kaki.

Celana pendek dan sandal (sumber: fashionbeans.com)

Celana pendek dan sandal (sumber: fashionbeans.com)

Apabila ingin memakai kaus kaki dan sepatu, pakailah kaus kaki yang hanya semata kaki saja. Apabila ingin tetap memakai kaus kaki panjang, sebaiknya memakai celana panjang.

2. Kemeja

Celana pendek dan kemeja lengan pendek (sumber: lookastic.com)

Celana pendek dan kemeja lengan pendek (sumber: lookastic.com)

Tinggalkan kaus atau t-shirt apabila ingin terlihat menawan dan tidak biasa, dan pilihlah kemeja sebagai padanan short. Namun, pilihlah kemeja yang tidak resmi seperti kemeja lengan pendek berkerah. Kemeja model ini akan membuatmu tampak kasual dan keren. Kemeja lengan panjang dapat menjadi pilihan dengan menggulungnya hingga siku dan tidak mengancingkannya pada satu atau dua kancing di bagian atas.

Celana pendek dan kaus polo (sumber: pinterest.com)

Celana pendek dan kaus polo (sumber: pinterest.com)

Tidak hanya kemeja lengan pendek, kaus polo pun dapat menjadi padanan yang pas dengan short pada pria. Kemeja Hawaii boleh saja dipakai, namun hanya untuk acara-acara tertentu seperti pesta di pantai.

3. Blazer

Celana pendek dan blazer (sumber: dmarge.com)

Celana pendek dan blazer (sumber: dmarge.com)

Short dipadankan dengan kemeja bisnis dan blazer merupakan gaya yang sudah lama ada di wilayah Bermuda dan Afrika Selatan. Di luar wilayah tersebut, gaya ini dapat dikategorikan sebagai hal yang mungkin akan sangat fashionable di masa depan. Dengan kata lain, tidak begitu lazim. Namun apabila kita percaya diri, celana pendek dan blazer akan jadi pilihan busana yang keren.

4. Boater atau Loafer

Celana pendek dan sepatu boater (sumber: pinterest.com)

Celana pendek dan sepatu boater (sumber: pinterest.com)

Sepatu jenis boater atau loafer sangat cocok dengan celana pendek, namun jangan menggunakan kaus kaki. Apabila udara terasa sangat dingin atau kaki ingin terasa nyaman, pakailah kaus kaki yang tidak terlihat atau kaus kaki balet.

Celana pendek dan sepatu loafer (sumber: baselondon.com)

Celana pendek dan sepatu loafer (sumber: baselondon.com)

Itulah sekilas mengenai bahan dan sejarah dipakainya short pada pria serta tips padanannya. Semoga menjadi inspirasi.

Sumber:
https://en.wikipedia.org/wiki/Shorts
http://www.artofmanliness.com/2012/05/30/guide-to-shorts/

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

To Top