Review Buku

Allan Karlsson, Komedi Hitam Perjalanan Hidup Yang Tidak Biasa

Judul Buku : The 100 Year Old Man Who Climbed Out of The Window and Disappeared
Pengarang : Jonas Jonasson
Penerjemah : Marcalais Fransisca
Penyunting : Ade Kumalasari
Jumlah Halaman : viii + 508 halaman
Penerbit : Bentang
Kota Penerbit : Yogyakarta
Tahun Terbit : 2014

“Segala sesuatu berjalan seperti apa adanya, dan apa pun yang akan terjadi, pasti terjadi.”

Cerita berawal dari Allan yang melompat kabur lewat jendela kamarnya di Rumah Lansia, 1 jam sebelum pesta ulang tahunnya yang ke-100. Awal dari sebuah perjalanan luar biasa, yang juga mengungkap siapa Allan sebenarnya.

Allan Karlsson lahir tanggal 2 Mei 1905 di Yxhult, Swedia. Di usia 10 tahun Allan harus bekerja sebagai pesuruh di bagian produksi Nitroglycerine, Ltd. karena ayahnya pergi ke Rusia. Ayahnya menjadi sosialis dan dia bergabung dengan kelompok yang akan menggulingkan Tsar. Sementara ayahnya pergi, ibunya mencari uang dengan membelah dan menjual kayu dari pohon birch miliknya sebagai kayu bakar. Akhirnya ayahnya meninggal dunia di luar negeri saat Allan berusia 13 tahun, disusul oleh ibunya ketika ia berusia 15 tahun. Walau Allan hanya sekolah selama 3 tahun, tetapi dia tidak bodoh. Allan senang menyendiri dan dalam kesendiriannya itu, berbekal pengalamannya bekerja di Nitroglycerine, Ltd., dia mendirikan perusahaan dinamitnya sendiri, membentuk jaringan pelanggan, dan bereksperimen membuat formula baru untuk meningkatkan mutu dinamitnya.

Suatu Minggu di bulan Agustus 1925, Gustavsson, tetangga Allan yang dulu pernah menipu ibu Allan, tiba-tiba mobil mahal barunya macet giginya dan tergelincir ke tambang batu Allan. Mobil itu tergelincir tepat ketika Allan meledakan percobaan pertamanya hari itu. Akhir untuk Gustavsson, tapi awal untuk Allan bertualang di luar Yxhult. Bukan hanya luar kota, tapi lintas negara dan benua. Dari Swedia, berakhir di Bali. Bukan hanya bertemu orang-orang sosialis dan komunis, tapi juga bertemu dan berbincang dengan orang-orang penting, petinggi politik juga negara di dalam dan luar Swedia. Allan adalah kunci di balik peristiwa penting di dunia! Allan mengubah dunia!

Buku ini dikarang oleh Jonas Jonasson, seorang jurnalis dan penulis berkebangsaan Swedia. Tahun 1996, dia mendirikan perusahaan media yang sukses, OTW, perusahaan yang tumbuh berkembang hingga mempunyai 100 orang pegawai akibat dari Jonas yang bekerja setiap hari tanpa jeda. Akhir 2003 dia menderita stress dan sakit punggung berkepanjangan yang akhirnya mengubah gaya hidupnya. Setelah 20 tahun bekerja di media industri, Jonas akhirnya berhenti dan menjual bisnisnya di tahun 2005, lalu pindah ke timur Swedia. Tidak lama, dia menikah lalu pindah ke Swiss. Tapi hubungannya tidak berjalan lancer, dia bercerai dan kembali pindah ke Swedia di tahun 2010, tinggal di Pulau Gotland bersama putra semata wayangnya.

Buku The 100 Year Old Man who Climbed Out of The Window and Disappeared telah lama ingin ditulis oleh Jonas Jonasson. Keinginannya baru tercapai ketika dia menyingkir dari media industri. Buku ini terbit tahun 2009 di Swedia.

Buku ini jalan ceritanya maju-mundur. Masing-masing bab bergantian bercerita tentang Allan di tahun 2005 dan Allan di masa lalu. Jika boleh dibandingkan, buku ini adalah Forrest Gump dengan versi yang lebih luas dan lebih gila.

Sebagai orang Indonesia, bagian paling menarik adalah ketika Allan berlibur di Bali bersama saudara gelapnya Albert Einsten, Herbert Einstein, memakai uang pemberian dari Mao Tse-tung, sang pemimpin komunis Cina. Uang tersebut sebenarnya adalah pemberian Harry Truman, presiden AS pada saat itu, kepada Kuomintang yang tertinggal karena buru-buru pergi ke Taiwan. Di Bali, Allan bertemu dengan Ni Wayan Laksmi, yang secara tidak langsung kita dapat mengetahui pendapat seorang jurnalis Swedia mengenai Indonesia di masa Soekarno dan Soeharto. Dari Bali, Allan menuju ke Paris, dan dia kembali menemui situasi-situasi perpolitikan, yang sebenarnya, politik merupakan hal paling tidak disukai oleh Allan.

Well, kalo kamu suka baca sejarah dunia, mungkin ini adalah salah satu alternatif cerita dark humor berlatar sejarah. Berhati-hatilah dengan Allan yang “berdarah dingin”, hampir sedingin karya Edgar Allan Poe. Enjoy!

By: Panca Purnamasari

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2013-2017 4muda.com. Part of Gomuda.co

To Top